AKAN ADA 3 PASANG YANG AKAN BERTARUNG DALAM PILKADA KOTA DEPOK.

Saat tanda tangan kesepakatan

DEPOK-Mediaotonomi.com,

Menjelang pilkada serentak 2020 ini dikota Depok Walaupun tanpa adanya balon yang diusung, empat partai ini tetap berkoalisi, sebab masing-masing dari partai masih perlu menggali lebih jauh tentang figur calon pemimpin yang dibutuhkan di Kota Depok saat ini.

yang jelas dari semua partai kita punya kesempatan yang sama. untuk membuat kesepahaman terkait figur yang dibutuhkan seperti apa, bisa saja dilakukan penjaringan dan usulan dari masyarakat,”kata Edi Sitorus, di Hotel Bumi Wiyata, Sabtu (31/1/2020). 

Menurut Ketua DPC PPP Qonita Luthfiyah, Partai politik yang tergabung dalam koalisi tersebut memiliki kesamaan visi dan misi untuk membangun kota Depok lebih baik lagi.

Adapun  4 partai yakni,

  • PAN 4 kursi
  • P Demokrat 3 kursi
  • PKB 3 kursi
  • PPP 2 kursi bersepakat mendeklarasikan koalisi, membangun kekuatan politik menjelang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwakot) pada September 2020 mendatang.

Tujuan dari deklarasi koalisi 4 parpol ini adalah bentuk capaian persyaratan KPUD yang sebelumnya menyatakan bahwa, persyaratan dukungan parpol harus memiliki minimal 10 kursi atau 20 persen dari jumlah kursi DPRD Depok berjumlah sebanyak 50 kursi hasil pemilihan legislatif 2019 lalu.

Deklarasi koalisi 4 parpol tampak tanpa P, Golkar dan PSI yang memiliki kursi legislatif di DPRD Depok. Dengan kehadiran 4 koalisi parpol, artinya, ada 3 poros kekuatan politik yang akan berlaga pada bursa padangan calon Walikota dan Wakil Walikota Depok.

Tiga poros politik tersebut yaitu,

  1. PKS (10 Kursi).
  2. PDIP (10 kursi dan P Gerindra (10 kursi total 20 kursi)
  3. Gabungan 4 parpol berkoalisi memiliki kursi DPRD Depok,
  • PAN (4 kursi )
  • P Demokrat (3 kursi)
  • PKB (3 kursi)
  • PPP (2 kursi)

Fitriawan selaku penyelenggara acara deklarasi 4 parpol mengatakan, berkumpul 4 parpol ini adalah upaya menyatukan niat, satu tekad mendeklarasi untuk menghadapi Pilkada 2020 di Kota Depok.

Deklarasi koalisi 4 parpol ini turut dihadiri oleh ketua DPC PAN Igun Sumarno, ketua P Demokrat Edy Sitorus, ketua partai PKB H.Selamet Riyadi.ketua PPP Hj.Qonitah Lutfiyah PPP, alhamdullilah 4 partai punya niat tekad semangat untuk memajukan Kota Depok yang lebih baik lagi kita songsong 2020 papar sambutan fitriawan

Lebih lanjut dia katakan, saya selaku panitia di percaya menjadi paniti deklarasi koalisi 4 partai politik kita ungkap sekretari DPC PAN Depok ini.

Kesepakatan 4 parpol akan menyanggupi, mengusung dan mampu untuk maju ke KPUD jelasnya.

Fitriawan juga menyampaikan, deklarasi kolisi 4 parpol ini, bukan hanya peran parpol namun fraksi kami di DPRD juga turut aktif dalam acara deklarasi ini.

Dikesempatan itu, ketua P, Demokrat Edy Sitorus menyampaikan dalam acara deklarasi koalisi 4 parpol, ini adalah bentuk pendidikan politik kita sebagai elit pungkasnya.

Tak hanya itu saja, ketua PPP kota Depok Hj, Qonita Lutfiyah juga mengatakan bahwa koalisi ini merupakan koalisi yang cerdas untuk berpolitik dalam menghadapi Pilkada 2020, tentu saja kami akan menyatukan plat form parpol. Meski kami pada saat Pilpres berbeda pilihan, namun kita tetap bersatu untuk pilihan dalam menentukan pemimpin Kota Depok tutur dia.

Beberapa awak media sempat mempertanyakan soal parpol yang belum bergabung dan siapa calon yang akan di usung serta bagaimana penjaringan dan penyaringan paslon yang bakal di usung.

Kami akan rapatkan lagi usai deklarasi ini, dan tentu akan di tempuh melalui proses mulai dari akar rumput sehingga mendapat rekomendasi dari DPP masing – masing parpol ucap Qonita Lutfiyah bersama para ketua parpol di depok tetsebut.

Ada tiga nama Cawalkot Depok yang santer mulai muncul yaitu, Imam Budi Hartono (IBH) dari PKS, Pradi Supriatna gabungan P, Gerindra dan PDI-P yang konon telah bersepakat akan mengusungnya.

Sedangkan KH, DR Muhammad Idris selaku petahana yang pernah didukung PKS gabungan P Gerindra itu, kini belum ada parpol yang mengusung, mungkinkah 4 parpol PAN, P, Demokrat, PKB dan PPP mengusungnya, dan kemana P, Golkar dan PSI melabuhkan dukungan politiknya, kita tunggu berita politik pilkada Kota Depok selanjutnya. ( R2 )

Share this post

Post Comment