WALIKOTA DEPOK DIHARAPKAN DAPAT MEMILIH DIREKTUR RSUD YANG FOKUS.

GEDUNG MEGAH RSUD

Depok –Mediaotonomi.com,

Wali Kota Depok, Dr.Moh.Idris menjelaskan, awal Januari 2020 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok sudah punya direktur baru, setelah pejabat lama Asloe’ah Madjri dilantik menjadi Staf Ahli Walikota Depok.

Kepada Watawan Dr.Moh.Idris mengatakan”Kami tidak akan melelang jabatan ini, dan akan diisi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan III A.” kata Idris dalam acara memberikan santunan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad di RSUD Depok Jumat,(13/12). Lebih lanjut dia menuturkan bahwa Panitia seleksi, sudah dibentuk untuk menentukan siapa yang layakbakal menjadi direktur berdasarkan kompetensi dan wawasan,” tuturnya

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kota Depok, Asloe’ah Madjri menjelaskan ,” dirinya berharap penggantinya adalah sosok yang punya integritas berwawasan luas dan kompetensi, sebab masih banyak yang harus dikembangkan di RSUD Depok, terutama dalam bidang pelayanan dan pembangunan. Tahun 2020 RSUD Depok akan menambah satu dokter subspesialis yaitu konsulen ginjal ,Hipertensi serta Hemodialisa,”imbuhnya.

Sejauh ini dikabarkan sudah ada 3 nama yang muncul dan walikota akan memilih satu dari 3 nama yang sudah muncul itu. Siapa saja 3 nama itu? Yakni dr. Sobari, dr Enny Ekasari, dan dr. Devi Mayori. Ketiganya adalah ASN yang sudah lama mengabdi di Pemkot Depok dan pernah bertugas di RSUD Kota Depok.

Berikut ini jejak rekam ketiga calon yang dapat kami himpun dari berbagai sumber :

Dr. Sobari,MARS kini menjabat sebagai Kepala Bidang Penunjang di RSUD Kota Depok. Di luar itu, dr. Sobari adalah pemilik Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Asyifa di Parung Bingung, Rangkapan Jaya, Depok. dr. Sobari sejak lama dikenal sangat dekat dengan Walikota Depok, Mohammad Idris.

Dr. Enny Ekasari, MARS pernah bertugas di RSUD Kota Depok sekitar 10 tahun lalu. Kini, dr Enny adalah Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Depok. Dr. Enny satu-satunya pejabat di Dinas Kesehatan yang S2 Manajemen Rumah Sakit.Serta selalu aktif dan hadir saat dibutuhkan masyarakat dan fokus hanya di bidang kesehatan.

  1. Devi Mayori, meskipun pernah bekerja di RSUD Kota Depok, sejak beberapa tahun terakhir pindah ke Dinas Sosial. Tugasnya antara lain menseleksi kelayakan masyarakat yang mendapatkan bantuan iuran kesehatan dari pemerintah atau yang berhak mendapat fasilitas berobat gratis. Sejak Mei 2019 lalu, dr, Devi menjadi Sekretaris Dinas Sosial Kota Depok.

Sementara ditempat terpisah Ketua LSM-LAMPADOS menuturkan : Hendaknya Walikota dapat memilih ASN yang dapat FOKUS mengurus RSUD karena RSUD langsung berhadapan dengan masarakat menjadi ujung tombak Pemkot Depok.Dari tiga orang calon menurut kami yang layak hanya Dr. Enny Ekasari, MARS selain. Punya integritas berwawasan luas dan kompetensinya punya integritas berwawasan luas dan kompetensi Dr. Enny Ekasari, MARS adalah keibuan yang dapat menyelami jiwa seorang perempuan dan ibu rumah tangga.

Selanjutnya mari kita tunggu keputusan yang bijaksana dari walikota atas hasil panitia seleksi tersebut apakah memenuhi ekspetasi masyarakat Depok.pungkas Bintang. (YOM)

 

Share this post

Post Comment