Dari Redaksi

Edisi No.4 Tahun III, 2008

Dari Pemimpin Redaksi

Sidang Pembaca Yang Terhormat,

Edisi Nomor 04, Tahun III, 2008, menyajikan isu utama tentang reforma agraria. Program ini merupakan salah satu upaya strategis pemerintah untuk mengurangi kemiskinan sekaligus menyejahterakan rakyat. Cuma, sejak digulirkan pemerintahan SBY-JK di masa-masa awal pemerintahannya sampai sekarang, program ini agak tersendat-sendat dalam pelaksanaannya.
Pangkal masalahnya adalah ruwetnya aturan hukum.

Terlepas dari lambannya proses redistribusi lahan, reforma agraria dapat disebut sebagai langkah jitu dan fundamental untuk memerangi kemiskinan secara permanen dan jangka panjang. Selain fakta tak terbantahkan dalam beberapa dekade terakhir, yakni penguasaan lahan oleh petani semakin sempit dan tak ekonomis, pada dasarnya kemampuan manajerial BUMN kehutanan dan perkebunan dalam mengelola lahan juga semakin merosot.

Pelepasan atau pengalihan lahan sekurang-kurangnya dapat menstimulasi kegiatan produktif dan menekan laju kemiskinan di daerah-daerah.Pada sisi lain, aneksasi, penyerobotan dan aneka bentuk sengketa agraria juga perlu segera diselesaikan agar tidak mengundang kerawanan sosial dan ketidakpastian hukum. Konflik pertanahan belum mereda, sebagian besar bersifat laten, dapat menjelma menjadi bom waktu yang mengkhawatirkan. Kami mengulasnya dari berbagai sisi, untuk mengenalkan kedalaman dan tali-temali persoalan ini.

Selain isu tersebut, Media OTONOMI edisi ini membahas beberapa topik penting seperti: masa depan BUMD; prospek usaha mikro, kecil dan menengah paska kenaikan BBM; langkanya tenaga akuntan sektor publik di daerah; anak-anak miskin dan terlantar kian membengkak; kisah-kisah dibalik artis yang terjun dalam pertarungan Pilkada; juga rubrik ringan Oase, Wisata, Kesehatan, selain rubrik tetap: Mutasi-Promosi; Khabar Daerah; dan Galeri Pilkada. Izinkan kami mengucapkan terimakasih atas sambutan para pembaca dan para pelanggan kami yang memberi saran, kritik, dan masukan berharga, agar media ini terus meningkatkan kualitas isi dan kelengkapan rubrikasinya. Respon Anda sekalian sungguh melecut kami untuk senantiasa meningkatkan
kapasitas. Terimakasih.

 

Suwidi Tono